Harapan VS Kecewa

Posted: March 1, 2011 in celoteh sippirilli

 

Masih Ada Harapan sebelum Mati

(satu)

Masih ada harapan
sebelum mati,
sebelum kepedihan
sampai ke inti.
Mungkin tak ada
yang pantas kita
pertahankan, bila
pada akhirnya
setiap pilihan
cuma mampu
melemparkan
kita pada kebencian.
(Namun, apakah arti kehidupan,
bila kita musti selalu
menyerah pada kenyataan?)
Jadi, baiklah kita
lanjutkan saja
perjalanan ini,
sambil mencoba
meresapi
setiap kepedihan,
meski akhirnya
keberadaan
musti meluruh
seperti sisa embun
di daun jatuh.
Mungkin suatu ketika
kita akan terjatuh,
lantas seperti
sebatang pohon
(yang telah rubuh)
kita memandang langit
dengan mata memohon.
“Tak ada kepastian di sana!”
Mungkin begitu awan-awan
akan membentak kita.
Tetapi kita adalah
anak-anak kalah
yang selalu bermimpi
tentang kemenangan,
kita adalah bagian
dari sejarah
yang kerap terlupakan.
“Kami tak akan menyerah!”
Mungkin begitu kita akan
menantang awan-awan,
sambil sesekali
meludah
kepada kekosongan.

(dua)

Masih ada harapan
sebelum mati,
sebelum kebekuan
menuntaskan nyeri.
Atau biarkan
jalan-jalan asing
dan berbatu itu:
perlahan
melilit hati
dan pikiran kita.
Atau biarkan
tangan-tangan waktu
yang akan membakar
dan meledakkan
perjalanan kita,
lantas seperti asap
kita akan bertiup:
sambil mendekap
bayang-bayang hidup.
“Tapi kalian
adalah kepedihan,
adalah kepedihan,
adalah kepedihan!”
Mungkin begitu
matahari akan
berteriak membentak
kita. Tapi napas
dan keinginan
akan tetap menyatu
di puncak pencarian,
sedangkan waktu
tak pernah tuntas
memberikan jawaban.
Jadi, tak ada
yang musti
kita takutkan,
bila akhirnya
kita akan tetap
sampai pada kematian:
s
e
n
d
i
r
i
merasakan puncak kepedihan.

Sebuah puisi ku kutip dari http://www.lallement.com/erwin/puisi32.htm

harapan hancur dan akan berbuah kekecewaan…. Read the rest of this entry »

Proyek Prokom ATM-WIVA

Posted: January 13, 2011 in celoteh sippirilli

program ATM_WIVA;
uses wincrt;
var norektuju,kode,salah,t,pilihan,realpin,pin,pinb,pinc:longint;continue,subpil:char;
saldo,valtarik:real; nohp:string;

procedure exitt;
begin
clrscr;
gotoxy(18,12);write(‘Anda ingin melanjutkan transaksi lainnya? (Y/N): ‘);
readln(subpil); if (subpil=’n') or (subpil=’N') then begin clrscr;
gotoxy(21,12);writeln(‘Silakan ambil kartu Anda. Terima kasih.’); end;
end;

procedure batal;
begin
clrscr;
gotoxy(8,12);write(‘Pembatalan transaksi berhasil.Ingin melakukan transaksi baru? (Y/N): ‘);
readln(subpil); if (subpil=’n') or (subpil=’N') then begin clrscr;
gotoxy(21,12);writeln(‘Silakan ambil kartu Anda. Terima kasih.’); end;
end;

procedure askpin;
begin
gotoxy(2,2);Write(‘Masukan PIN Anda : ‘);readln(pin);end;

procedure tariktunai;
begin
repeat
clrscr;
Gotoxy(45,2);Writeln(‘ATM WIVA’);
Gotoxy(45,3);writeln(‘Garuda Bangsaku,Garuda di Dadaku’);
Gotoxy(21,7);writeln(‘****************************************** ‘);
Gotoxy(21,8);Writeln(‘ TARIK TUNAI ‘);
Gotoxy(21,9);writeln(‘****************************************** ‘);Writeln;
Writeln;
Gotoxy(21,11);Writeln(’1. Rp 100,000 4. Rp 1,500,000′);
Gotoxy(21,12);Writeln(’2. Rp 200,000 5. Rp 2,500,000′);
Gotoxy(21,13);Writeln(’3. Rp 500,000 6. Nominal lain’);
Writeln;
Gotoxy(21,15);Write(‘Silakan Masukan Pilihan Anda: ‘);Readln(pilihan);
Case pilihan of
1: valtarik:= 100000;
2: valtarik:= 200000;
3: valtarik:= 500000;
4: valtarik:= 1500000;
5: valtarik:= 2500000;
6: begin
clrscr;
gotoxy(2,3);write(‘Silakan Masukan Nominal:Rp ‘);
Readln(valtarik);
end;
else Writeln(‘Maaf Pilihan Tidak Tersedia!’);
end;
until pilihan<7;
while saldo-valtarik<=25 do
begin
repeat
clrscr;
Gotoxy(45,2);Writeln('ATM WIVA');
Gotoxy(45,3);writeln('Garuda Bangsaku, Garuda di Dadaku');
Gotoxy(21,7);writeln('****************************************** ');
Gotoxy(21,8);Writeln(' TARIK TUNAI ');
Gotoxy(21,9);writeln('****************************************** ');
Gotoxy(21,11);Writeln('1. Rp 100,000 4. Rp 1,500,000');
Gotoxy(21,12);Writeln('2. Rp 200,000 5. Rp 2,500,000');
Gotoxy(21,13);Writeln('3. Rp 500,000 6. Nominal lain');
Writeln;
Gotoxy(21,15);Writeln('Maaf Saldo Anda Tidak Mencukupi.');
Gotoxy(21,16);Write('Silakan Masukan Pilihan Anda: ');Readln(pilihan);
Case pilihan of
1: valtarik:= 100000;
2: valtarik:= 200000;
3: valtarik:= 500000;
4: valtarik:= 1500000;
5: valtarik:= 2500000;
6: begin
clrscr;
gotoxy(2,3);write('Silakan Masukan Nominal:Rp ');
Readln(valtarik);
end;
else gotoxy(2,4);Writeln('Maaf Pilihan Tidak Tersedia!');
end;
until pilihan25 then saldo:=saldo-valtarik;
clrscr;
gotoxy(25,13);Writeln(‘ Silakan ambil uang Anda ‘);
gotoxy(2,27);Writeln(‘ Silakan Tekan Enter untuk melanjutkan….’);
readln;
exitt;
end;
Read the rest of this entry »

Penghujung tahun 2010

Posted: December 31, 2010 in celoteh sippirilli

Assalamu’alaikum…

Sabtu, 31 Desember 2010
Sebuah kegembiraan atau sebuah penyesalan bagi anda?
Kebanyakan kegembiraan yang selalu menyelimuti para insan di penghujung tahun, ntah itu karena apa sebenarnya?
pesta pora dimana2…pernah ku hampir ikut berpesta ria menyaksikan kembang api yang megah secara langsung,tapi gagal,mungkin memang sudah menjadi peraturan hidup tersirat di lauful mahfuz ku,,,,hehehehe

menikmati penghujung tahun, sering kujalani dengan keluarga tak sekalipun kulakukan itu dengan teman_temanku…
ke pantai yang tak ada kembang api,jalan-jalan menghindari keramaian,itulah rutinitas penghujung tahun keluargaku.

tapi tak apa,itu kurasa lebih kunikmati dibanding berjejalan ditengah keramaian..damai itulah kesenanganku…

dah penghujung tahun ini akankah demikian??
akan ku jawab nanti sore,sekarang mau ujian dulu,,,,

bismillah

resah kawand

Posted: December 13, 2010 in celoteh sippirilli

Perasaan ini kawand
tiada guna namun membuatku resah..

ku mulai anggap kau tak ada
dengan keegoisan emosiku

sikapmu yang tak bisa
ku netralkan dengan sikapku…

muak itu mulai muncul,,ntah kenapa
jujur aku muak
dengan kata2 mu yg selalu bertolak belakang dengan sikapmu

maaf kawand,hati ini masih terlalu naif
untuk memahami dan mengerti
kadang lelah juga
menghadapi rasaku sendiri

sekali lagi maaf,
semoga keikhlasan akan datang
secepatnya

jujur ku rindu menyemangatimu!!!

2 minggu sebelum SNMPTN berlangsung

“Pak, saya ingin kuliah

Nak, Bapak sama Ibu gak bisa nguliahin kamu, nanti takut berhenti di tengah jalan.” Sudahlah kamu coba ikut om mu kerja di pasar(jadi tukang sapu), itu lumayan bisa bantu sedikit buat keluarga.”

Seorang anak yang patuh kepada orang tuanya itu pun mencoba menuruti saran dari bapaknya. Keesokan harinya setelah pasar sepi, ia berangkat menuju lokasi(pasar) untuk bekerja. Menyapu halaman pasar yang berlika-liku  cukup luas lumayan membuat kelenjar keringat bekerja begitu dahsyat dan terbukti dari butiran2 air sebesar jagung mengucur dari pori2 kulitnya. Sungguh, walau dengan berat hati dia selesaikan pekerjaan itu hingga azan berkumandang syahdu.

Malam harinya sembari makan bersama……

“ Pak, maaf sungguh saya berat untuk melakukan pekerjaan itu, semangat saya untuk kuliah sangat kuat, mohon kasih saya kesempatan untuk kuliah Pak”.

Dengan wajah penuh kebingungan sang bapak pun berkata…

“tapi nak, resikonya kalau Bapak tidak bisa membiayai kuliah kamu di tengah jalan bagaimana?”

Dan dengan yakin si anak berucap….. Read the rest of this entry »

kembali eksist

Posted: November 22, 2010 in celoteh sippirilli

Assalamu’alaikum sahabat blogger se-Dunia…

Kembali eksist memang tak mudah.Untuk memulai sesuatu yang ahrusnya sudah sejak lama digeluti haruslah dengan tekad yang membara(lebay dikit).Saya Dwi Wahyuningsih mencoba untuk mengaplikasikan semangad itu,karena ” AKU HARUS BISA MENULIS”….

tulisan tulisan ku nantinya ku persemabahkan untuk tekad ku dimana tekad itu datang tak lain dari Rabb ku Allah SWT.

Selamat menikmati episode selanjutnya,semoga bermanfaat

wassalamu’alaikum wr.wb